PENGERTIAN KOROSI
Proses terjadinya korosi merupakan proses elektrokimia.

Apa Yang Dimaksud Korosi Dan Elektrokimia

Posted on

Zxtmart.com, Korosi adalah perubahan logam secara fisika maupun kimia akibat hilangnya fungsi mekanis pada logam. Logam seperti besi akan mengalami korosi jika bersentuhan dengan senyawa asam, air, mengalami perubahan suhu dalam jangka waktu cukup lama atau secara terus menerus

Elektrokimia merupakan proses terjadinya korosi, Dimana adanya reaksi redoks (reduksi oksidasi) secara spontan atau tak terduga, Misalnya, Besi akan teroksidasi oleh oksigen dari udara dan akan membentuk korosi.

Faktor yang memengaruhi atau penyebab

1. Konsentrasi H2O dan O2
Faktor yang memengaruhi dan penyebab yang pertama yaitu kelembaban yang lebih tinggi, akan menyebabkan besi lebih cepat berkarat. Selain itu, air yang kadar oksigen terlarutnya lebih tinggi, perkaratan juga akan lebih cepat bereaksi. Hal ini sebagaimana air atau oksigen masing-masing berperan sebagai medium.

2. Keberadaan elektrolit
Keberadaan elektrolit juga akan mempercepat terjadinya korosi seperti garam NaCl pada medium, sebagaimana ion – ion elektrolit membantu menghantarkan elektron – elektron bebas yang terlepas dari reaksi oksidasi di daerah anode kepada reaksi reduksi pada daerah katode.

3. pH
Dalam hal ini pH juga dapat mempengaruhi terjadinya korosi dimana pada suasana yang lebih asam, pH < 7, reaksi korosi besi akan lebih cepat, sebagaimana reaksi reduksi oksigen dalam suasana asam lebih spontan yang ditandai dengan potensial reduksinya lebih besar dibanding dalam suasana netral ataupun basa.

4. Galvanic coupling
Besi yang terhubung atau menempel pada logam lain yang kurang reaktif (tidak mudah teroksidasi, potensial reduksi lebih positif), maka akan timbul beda potensial yang menyebabkan terjadinya aliran elektron dari besi (anode) ke logam kurang reaktif (katode). Hal ini menjadikan besi akan lebih cepat mengalami korosi dibandingkan tanpa keberadaan logam kurang reaktif.

5. Suhu
Suhu juga dapat memengaruhi terjadinya korosi pada besi dimana semakin tinggi suhu, maka semakin cepat korosi terjadi. Hal ini disebabkan laju reaksi kimia meningkat seiring bertambahnya suhu.

Cara Mencegahnya

1. Menggunakan lapisan pelindung untuk mencegah kontak langsung dengan H2O dan O2
Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi pada besi sebagai contohnya: yaitu lapisan pelindung antara lain lapisan cat, oli dan gemuk, plastik, dan pelapisan logam lain, seperti Sn, Zn, dan Cr.

  • Menggunakan perlindungan katode
    Menggunakan logam lain yang lebih reaktif sebagai anode korban
    Logam lain yang lebih reaktif dari besi, seperti Zn, Cr, Al, dan Mg, berfungsi sebagai anode korban yang menyuplai elektron yang digunakan untuk mereduksi oksigen pada katode besi. Sebagai contohnya, pipa besi yang ditanam di bawah tanah dan badan kapal laut.
  • Menyuplai listrik dari luar, Anode inert digunakan untuk melindungi tangki besi bawah tanah, juga seperti grafit yang dihubungkan dengan sumber listrik. Dengan ini elektron dari sumber listrik akan mengalir ke anode.

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *